Jumat, 27 September 2013

Tata Cara Pelaksanaan Umrah

Tata cara umrah perlu diketahui oleh semua umat muslim karena ibadah ini mendatangkan banyak pahala dari Allah Swt. Umrah berasal dari kata 'itimar yang berarti berziarah. Dalam pengertiannya, istilah umrah dapat dimaknai sebagai salah satu ibadah dalam Islam dengan menziarahi Ka'bah.

Tujuan ibadah umrah adalah untuk beribadah kepada Allah disertai dengan pelaksanaan rukun-rukun dan syarat-syaratnya. Jika dilihat sekilas, tata cara umrah mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilakukan dengan melaksanakan beberapa ritual ibadah di kota Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Umrah bila didefinisakan secara syari'ah, yaitu tawaf di Ka'bah serta sa'i di antara Shofa dan Marwah sesudah memakai pakaian ihram di Miqat. Umrah sering disebut sebagai haji kecil. Berbeda halnya dengan haji, pelaksanaan umrah tidak terikat dengan waktu. Umrah bisa dilakukan oleh kaum muslimin di sembarang waktu, di setiap hari, bulan, atau setiap tahun. Untuk ibadah haji, dilaksanakan pada beberapa hari antara 8 Dzulhijjah sampai dengan 12 Dzulhijjah. Perbedaan umrah dan haji adalah ibadah umrah cukup dilaksanakan di Mekkah, sedangkan pelaksanaan ibadah haji dilakukan sampai di luar Mekkah.

Berikut adalah "Tata Cara Umrah" yang harus kita pahami :

1. Berangkat menuju Miqat, Miqat adalah sebuah tempat dimana kita memulai niat Umrah dan mulai mengenakan pakaian Ihram. Pakaian Ihram juga dapat kita pakai semenjak kita berada di Madinah, akan tetapi untuk memulai niat Umrah diharuskan berada pada tempatnya yaitu di Bir Ali, Jika ada telah berpakaian Ihram setelah niat maka selanjutnya dengan melaksanakan Shalat Sunnah Ihram Sebanyak 2 raka'at.

Niat Umrah : "Labaikallohumma Umrotan"
Artinya : "Saya penuhi panggilan-Mu Yaa Allah untuk melaksanakan umrah"

2. Ketika kita berpakaian Ihram, kita tidak diperbolehkan untuk:
 
  • Memakai wangi-wangian (deodorant), 
  • Mandi menggunakan sabun, 
  • Sikat gigi dengan memakai odol, 
  • Memakai kopiah (topi) atau pakaian yang lainnya. 
  • Dan tidak boleh berhubungan suami istri.

3. Ketika perjalanan menuju ke Mekah, harus dibarengi (sambil dilaksanakan) membaca Doa Talbiyah sebanyak-banyaknya (semampunya).

Doa Talbiyah : "Labbaikallahumma Labaik, Labbaikala Sayarikalakalabaik, Innal hamda wanni'mata laka wal mulk, Laa syarikalah"

Artinya : "Aku penuhi panggilanMU Yaa Allah, Aku penuhi panggilanMU, tidak ada sekutu bagiMU, aku penuhi panggilanMU. Sesungguhnya segala pujian dan kenikmatan adalah milikMU dan juga kerajaan tidak ada sekutu bagiMU"

4. Ketika kita sampai di Masjidil Haram (Mekah) kita harus melakukan Tawaf, Mengelilingi Ka'bah 7 putaran.
 
  • Putaran kesatu sampai ketiga dilakukan dengan berlari - lari kecil.
  • Putaran keempat sampai ketujuh dilakukan dengan berjalan saja. 
  • Tempat memulai Tawaf : garis lurus antara pintu ka'bah dan tanda lampu yang letaknya berada di sisi mesjid. 
  • Ketika sampai pada garis lurus ini kita diharuskan menghadap Ka'bah dan melambaikan tangan sebanyak 3 kali dan mengucapkan:

"Bismillah, Allahu Akbar"
Artinya : "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar."   

Sepanjang tawaf ini kita diharuskan membaca doa, untuk memudahkannya bisa dengan hanya membaca doa : "Robbana atina fiddunya hasanah, wafil akhiroti hasanah, waqina adza bannar."

5. Adalah dengan melakukan Shalat 2 raka'at di depan Maqam Nabi Ibrahim Alaihissalaam.
6. Meminum air zam - zam, yang sebelumnya diharuskan berdoa dulu.

7. Melakukan Sa'i antara Shofa dan Marwa, sebanyak 7 Kali pulang pergi.

    
Untuk memudahkan cara menghitungnya. 
  • Dari bukit Shofa menuju bukit Marwa (1) 
  • Dari bukit Marwah menuju bukit Shofa (2) 
  • Dari bukit Shofa menuju bukit Marwa (3) 
  • Dari bukit Marwah menuju bukit Shofa (4) 
  • Dari bukit Shofa menuju bukit Marwa (5) 
  • Dari bukit Marwah menuju bukit Shofa (6) 
  • Dari bukit Shofa menuju bukit Marwa (7)

 8. Melakukan Tahalul ( cukur rambut ) 
  • Bisa dicukur sebagian. 
  • Sangat disarankan untuk dicukur semua.

Kegiatan Tahalul ini biasanya saat kita selesai / sampai di bukit Marwa, sebagai simbol selesainya pelaksanaan kegiatan umrah./ ketika jama'ah umrah keluar dari mesjid langsung menuju ke tempat cukur (bersama-sama).


0 komentar:

Posting Komentar